Sri Wahyuni, Sekretaris Bidang Pena LKIM-PENA, Berhasil Menjadi Penulis pada Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi Terakreditasi Sinta 3
Makassar, 15 Juli 2026 – Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penalaran (LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar. Sri Wahyuni, Sekretaris Bidang Pena (Penelitian dan Penalaran) LKIM-PENA, berhasil menorehkan prestasi akademik sebagai penulis pada Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi yang telah terakreditasi Sinta 3 melalui artikel berjudul “Ritual Andingingi: Strategi Budaya Masyarakat Ammatoa dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan Ekologi”.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen LKIM-PENA dalam mendorong anggotanya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang penelitian dan kepenulisan ilmiah. Publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 3 merupakan sebuah capaian yang membanggakan sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan akademik Sri Wahyuni.
Artikel tersebut mengangkat ritual Andingingi sebagai salah satu praktik budaya masyarakat Ammatoa yang memiliki keterkaitan dengan upaya menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan ekologi. Melalui kajian tersebut, budaya lokal tidak hanya dilihat sebagai warisan tradisi, tetapi juga sebagai pengetahuan masyarakat yang memiliki nilai dan relevansi dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan.
Proses menghasilkan karya ilmiah tentu membutuhkan ketekunan, mulai dari proses penggalian gagasan, penelitian, pengolahan data, hingga penyusunan artikel dan melalui proses publikasi ilmiah. Capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat untuk terus belajar dan berkarya dapat menghasilkan kontribusi dalam dunia akademik.
Sri Wahyuni mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan dan pencapaian yang telah diraih. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk berproses dan menghasilkan karya yang dapat dipublikasikan pada jurnal Sinta 3. Semoga tulisan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat dalam mengenalkan nilai-nilai budaya masyarakat Ammatoa serta pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.
Sebagai Sekretaris Bidang Pena LKIM-PENA, pencapaian Sri Wahyuni diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi LKIMers lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan menulis, melakukan penelitian, dan berani mempublikasikan karya ilmiah. Prestasi ini juga menjadi bagian dari upaya LKIM-PENA dalam membangun budaya ilmiah di kalangan mahasiswa.
LKIM-PENA Universitas Muhammadiyah Makassar menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Sri Wahyuni atas pencapaian yang telah diraih. Semoga karya ini menjadi langkah awal untuk terus menghasilkan tulisan-tulisan ilmiah yang berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya lokal.
Kerja Keras!
Kerja Cerdas!
Kerja Ikhlas!
Sukses!!!


