Berita,  Kegiatan,  Pengumuman,  PIKIR

LKIM-PENA SUKSES MENGGELAR KEGIATAN WEBINAR NASIONAL PIKIR 2020

lkimpena.org,- Unit kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar sukses menggelar kegiatan Webinar Nasional 2020 via Zoom Meeting. Sabtu (17/10/2020).

Kegitan ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan kegiatan Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja (PIKIR) 2020 dalam rangka membangun jiwa peneliti muda yang berintegritas dan berkulitas dari segi peneltian di era industri 4.0, dengan menghadirkan para pemateri hebat yang ahli dibidangnya, yakni: Drs. Faisal Syafar, M. Si., M.InfTech., Ph.D. (Penelitian Teknologi di Era Industri 4.0) sebagai Dosen Universitas Negeri Makassar, Hartono Bancong, S. Pd., M. Pd., Ph.D. (Penelitian Pendidikan di Era Industri 4.0) sebagai Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar, Drs. Slamet Setiawan MA., Ph.D. (Penelitian Kebudayaan di Era Industri 4.0) sebagai Dosen Universitas Negeri Surabaya. Dimoderatori oleh kakanda Dian Pramana Putra, S. Pd., M. Pd. selaku Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar yang begitu luar biasa menggiring acara hingga akhir kegiatan.

Webinar Nasional 2020 mengusung tema “Dedikasi Generasi EMAS di Era Industri 4.0” ini berlangsung sejak pukul 10.00-12.30 WITA, yang dihadiri oleh para finalis LKTIM, esai, simposium Nasional serta para tamu undangan yang begitu antusias dan bersinergi menanggapi pelaksanaan acara tersebut.

Dalam pemaparannya para pemateri yang begitu menarik menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini dapat menjadi acuan bagi seluruh mahasiswa se-Indonesia dalam manghasilkan penelitian yang berkualitas baik dari aspek pendidikan, teknologi, dan kebudayaan. Hal tersebut di karenakan perlu adanya pembaruan di bidang penelitian dalam menjawab tantangan global yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Terutama menyangkut aspek teknologi yang semakin canggih dan berkembang pesat diseluruh penjuru dunia. Sehingga terlaksananya kegiatan ini dapat menghadirkan para generasi pelanjut yang unggul.

Diakhir  pembahasan materi webinar oleh bapak Slamet terkait Negeri Jongos mengatakan bahwa gambaran negeri jongos sama halnya dengan perubahan yang terjadi di suatu daerah, baik dari segi tataletak bangunan, peradaban dan tradisi masyarakat yang semakin memudar tergantikan oleh budaya-budaya yang baru. Sehingga sangat diperlukan peran generasi milenial untuk turut andil dalam pengembangan budaya terutama dibidang teknologi.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *