Uncategorized

Bangkit Berkarya di Era Pandemik Covid-19: Anggota LKIM-PENA Berhasil Meloloskan Proposal PHP2D oleh KEMENDIKBUD

lkimpena.org,-  Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (UKM LKIM-PENA) Universitas Muhammadiyah Makassar, kembali menorehkan prestasi yang luar biasa dengan meloloskan karyanya pada ajang PHP2D 2020 hingga didanai oleh KEMENDIKBUD menjadi terobosan yang membanggakan di Era Pandemik Covid-19.

Andi Annisa Rahma Makmur, anggota Bidang Pena (Penelitian dan Penalaran) UKM LKIM-PENA Unismuh Makassar sebagai ketua tim dalam pengajuan proposal PHP2D mengusung program yang berjudul “Desa Binaan Berbasis Eduliterachnopreneurship: Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Multidisipliner yang Kolaboratif, Interaktif, dan Berkesinambungan di Desa Belabori Kec. Parangloe Kab. Gowa“.

Tim pengusung beranggotakan sembilan orang lainnya yaitu Dian Putri Maharani (Anggota Bidang Pena), Megawati (Anggota Bidang Pentas), Ratiwi (Anggota Bidang Keuangan), Adi Syahraini (Anggota Bidang Pena), Emil Salim (Anggota Bidang Diklat), Andi Paraswati Palinrungi (Anggota Bidang Diklat), Restu Khofifah (Anggota Bidang Diklat), Citra Utami (Anggota Bidang Pentas), dan Rifal Irfandi Syam (Anggota Bidang Pentas).

PHP2D itu sendiri adalah program KEMENDIKBUD yang merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan peran mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa. Mahasiswa pelaksana PHP2D ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera. Dengan mengusung tema Terwujudnya Mahasiswa Berdaya Saing Melalui Kolaborasi Dalam Pengembangan Masyarakat Desa di Era Industri 4.0.

Melalui Program Desa Binaan tersebut Andi Annisa Rahma Makmur selaku ketua tim menjelaskan bahwa inovasi yang dikategorikan sebagai  Pengentasan Kemiskinan  ini diharapkan mampu membantu masyarakat Desa Belabori, Kec. Parang Loe, Kab. Gowa dalam mengembangkan usahanya di bidang pertanian dengan tidak bergantung pada hasil penjualan yang langsung disalurkan kepada PT. Mayora. Dengan menawarkan edukasi bidang kewirausahaan diharapkan dapat membantu masyarakat di desa tersebut dalam mengelolah hasil panennya menuju masyarakat yang berdikari.

“Dari segi karya kami itu sendiri, saya dan teman-teman dalam hal ini mengambil kategori Pengentasan Kemiskinan yang ditujukan pada masyarakat Desa Belabori Kec. Parangloe Kab. Gowa. Karena sebelumnya kami meninjau terlebih dahulu mengenai potensi desa tersebut yang dapat dikembangkan dengan mayoritas petani yaitu ubi kayu, namun belum ada pergerakan dari mereka untuk dapat mengembangkan usahanya sendiri. Mareka seketika usai panen ubi kayunya langsung dibawah ke PT. Mayora dan tidak dikelola kembali. Nah hal itu yang membuat kami tergerak untuk memberikan edukasi kewirausaahaan kepada masyarakat kalau sebenarnya kita juga bisa menuai penghasilan dari usaha kita sendiri dalam mengelola hasil panen dalam ruang lingkup masyarakat itu sendiri tanpa bergantung pada pihak yang lain.” ucap Annisa.

Selain itu, lolosnya program yang mereka kirim tidak lepas dari dukungan dan doa dari kedua orang tunya serta teman-teman lainnya. Ditambah lagi dengan kerja keras mereka selaku rekan tim yang senantiasa saling berkolaborasi dalam menyelesaikan program tersebut. Dian Pramana Putra, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pembimbing juga sangat berperan penting dalam hal penyusunan karya mereka hingga berhasil didanai oleh KEMENDIKBUD pada ajang PHP2D 2020.

“Alhamdulillah kalau perasaan saya sendiri selaku ketua tim begitupun dengan teman-teman setim saya, pasti bahagia sekali dengan lolosnya karya kami. Apalagi dalam hal ini, kami membawa nama baik lembaga dan kampus tercinta Unismuh Makassar. kami berharap dengan didanainya program yang kami susun dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu menjadi tolak ukur dalam memajukan perekonomian Indonesia serta dapat memberikan hasil yang maksimal dalam menjalankan program kami untuk kedepannya.” Tutur Annisa diakhir pembicaraan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *