Peringatan Hari Gizi Nasional ke-66: Sulsel Lampaui Target, Tekan Stunting jadi 23,3%
Penulis: Ikha Andriani (Anggota Bidang Pentas)
MAKASSAR – Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang jatuh pada 25 Januari 2026 menjadi momentum penting bagi Sulawesi Selatan. Provinsi ini berhasil menekan prevalensi stunting hingga 23,3% berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.
Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibanding baseline 2023 sebesar 27,4%. Capaian ini juga melampaui target prevalensi stunting Sulawesi Selatan tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 23,9%. Keberhasilan ini menjadi fondasi krusial dalam mengejar target jangka panjang penurunan stunting hingga 6,1% pada 2045.
Program Makan Bergizi Gratis Dorong Percepatan
Salah satu faktor pendukung utama dalam percepatan penurunan stunting di Sulawesi Selatan adalah implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan masif sepanjang 2025–2026. Program ini menyasar ratusan ribu siswa di berbagai sekolah guna memastikan anak-anak memperoleh asupan nutrisi berkualitas.
Di Sulawesi Selatan, operasional program MBG dipusatkan di lingkungan sekolah untuk menjamin ketepatan sasaran dan pemerataan gizi.
Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Meski telah melampaui target antara, upaya penurunan stunting di Sulawesi Selatan tetap diarahkan pada pemenuhan gizi di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Optimalisasi sumber daya daerah, khususnya kekayaan pangan lokal, menjadi strategi utama dalam diversifikasi asupan protein hewani. Sebagai daerah maritim, Sulawesi Selatan mengandalkan ikan lokal seperti bandeng (bolu) sebagai salah satu sumber protein hewani utama untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.
Melalui konsumsi beragam jenis protein hewani, termasuk ikan, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan asam amino esensial secara lebih optimal dan terjangkau, mengingat akses pangan laut yang melimpah di wilayah ini.
Kampanye Perilaku Makan Sehat: Mindful Eating dan Detoks Digital
Pada peringatan HGN ke-66 ini, kampanye perubahan perilaku konsumsi di era digital juga menjadi sorotan. Sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya detoks digital—termasuk mengurangi paparan media sosial demi kesehatan mental—metode mindful eating (makan dengan penuh kesadaran) kini gencar dipromosikan.
Makan tanpa gangguan gawai (gadget-free mealtime) dinilai membantu keluarga lebih fokus pada kualitas asupan nutrisi serta membangun kedekatan emosional. Praktik ini juga berkontribusi dalam mencegah risiko obesitas karena individu menjadi lebih peka terhadap sinyal kenyang alami tubuh yang sering terabaikan saat terdistraksi oleh layar ponsel. Praktik ini sejalan dengan rekomendasi para ahli kesehatan mental dan gizi yang menyarankan pengurangan distraksi digital guna meningkatkan kesadaran akan pola konsumsi.
Tips Praktis Rayakan Hari Gizi Nasional
- Optimalkan pangan lokal
Gunakan ikan bandeng (bolu), ikan kembung, atau ikan layang sebagai sumber protein utama berkualitas tinggi. - Terapkan “Isi Piringku”
Pastikan setengah piring diisi sayur dan buah, sementara setengah lainnya diisi karbohidrat dan protein hewani. - Makan tanpa distraksi digital
Terapkan waktu makan bebas gawai. Fokus pada makanan membantu pencernaan lebih baik dan mendukung kesehatan mental melalui detoks media sosial. - Batasi GGL
Kurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih guna menghindari masalah gizi ganda di masa depan.
Pencapaian Sulawesi Selatan yang melampaui target SSGI menjadi motivasi besar bagi seluruh pihak. Peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 ini menegaskan komitmen kolektif untuk memastikan setiap anak di Sulawesi Selatan tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045.
Kesimpulan
Pencapaian Sulawesi Selatan yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 23,3 persen menjadi bukti kemajuan nyata dalam upaya perbaikan gizi masyarakat. Momentum Hari Gizi Nasional ke-66 ini menegaskan pentingnya keberlanjutan program intervensi gizi, optimalisasi pangan lokal, serta perubahan perilaku konsumsi untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat dan berkualitas menuju generasi emas Indonesia 2045.
Daftar Pustaka
BPKP. (2025). BPKP Sulsel Lakukan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Mariso. URL: https://bpkp.go.id/id/unitKerja/32/berita/lddw/bpkp-sulsel-lakukan-evaluasi-program-makan-bergizi-gratis-di-sppg-mariso. Diakses pada 25 Januari 2026.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). SSGI 2024 dalam angka: Survei Status Gizi Indonesia. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Sari, R. W., Nurlinda, & Mutmainnah, N. (2024). Cegah stunting dengan pangan lokal: Manfaat ikan cakalang dan daun kelor untuk kesehatan anak. PT Nasya Expanding Management.
Sheppard, S. (2025). What Is Mindful Eating?. Verywell Mind. URL: https://www.verywellmind.com/what-is-mindful-eating-5207910. Diakses pada 25 Januari 2026.
Yanti, T. K. & Agmasari, S. (2021). Apa Itu Mindful Eating? Manfaat Makan dengan Penuh Kesadaran. Kompas.com. URL: www.kompas.com/food/read/2021/03/20/220200575/apa-itu-mindful-eating-manfaat-makan-dengan-penuh-kesadaran. Diakses pada 25 Januari 2026.