Panduan Abstrak Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional


Assalamu alaikum Wr.Wb

Salam Ilmiah...
Apa karebba para cendekiawan-cendekiawan calon pemimpin masa depan?
Baji-baji ji?

Pekan Ilmiah & Kreativitas Remaja 2016

Salam Ilmiah.
Rekan-rekan Mahasiswa Seluruh Indonesia dan Adinda Siswa/Siswi SMA & SMP Sederajat Se-Sulawesi Selatan dan Barat, ada kabar terbaru lohhh, ini kami dari dibawah naungan UKM LKIM-PENA (Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran) Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengadakan Agenda Tahunan yaitu Pekan Ilmiah & Kreativitas Remaja (PIKIR) 2016 dengan tema "Peran Cendekiawan Muslim sebagai Tonggak Pemimpin Masa Depan, adapun item lomba:

Persepsi Civitas Akademik Terhadap Kinerja Petugas Kebersihan dalam Menciptakan Lingkungan yang Bersih di Universitas Muhammadiyah Makassar

ABSTRAK
Ira Novia Sari, dkk. 2016. Persepsi Civitas Akademik Terhadap Kinerja Petugas Kebersihan dalam Menciptakan Lingkungan yang Bersih di Universitas Muhammadiyah Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar.

Lingkungan kampus yang bersih memegang peran penting bagi perkembangan belajar siswa. Adapun kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua warga kampus, tetapi yang memiliki tanggung jawab besar yaitu petugas kebersihan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja petugas kebersihan dalam menciptakan lingkungan yang bersih di Universitas Muhammadiyah Makassar. Indikator kinerja suatu karyawan terdiri atas kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu. Ketiga indikator tersebut dapat dijadikan oleh civitas akademik seperti dosen ,karyawan dan mahasiswa sebagai tolak ukur untuk menilai kinerja petugas kebersihan sesuai dengan persepsi masing-masing. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Makassar pada bulan Maret-Mei 2016. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik sampling insidental. Adapun hasil yang diperoleh yaitu dari responden yang berjumlah 51 orang dengan jumlah laki-laki sebanyak 18 orang dan perempuan sebanyak 33 orang diperoleh sebanyak 20 orang yang menyatakan kondisi ruang administrasi bersih, 22 orang yang menyatakan kondisi ruang kelas dan toilet kurang bersih, 22 orang yang menyatakan kondisi ruang laboratrium bersih, dan 28 orang yang menyatakan bahwa pekarangan kampus dalam kondisi bersih. Sementara untuk ruang kelas perfakultas, rata-rata responden yang menyatakan bahwa kondisi ruang kelas dan toilet masih kotor, untuk kebersihan di luar ruang kelas rata-rata reponden setuju bahwa halaman kampus bersih, dan untuk ketepatan waktu petugas kebersihan, responden menyatakan bahwa petugas kebersihan hanya melakukan tugasnya pada saat pagi hari dan tidak pernah melakukan pengecekan secara berkala. Hal tersebut memberi gambaran bahwa kebersihan lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar masih tergolong kurang bersih, yang menyebabkan kinerja petugas kebersihan belum efektif dan ketiga indikator tersebut perlu untuk ditingkatkan, utamanya indikator kualitatif.


Kata Kunci: Kebersihan Lingkungan, Petugas Kebersihan, Kinerja

ANALISIS PERBANDINGAN PASANG RI KAJANG (TALLASA KAMASE-MASE) DENGAN SYARIAT ISLAM



ABSTRAK

Eti Susanti., dkk. 2016. Analisis Perbandingan Pasang ri Kajang (Tallasa Kamase-mase) Dengan Syariat Islam. 
Universitas Muhammadiyah Makassar
 
Komunitas Ammatoa sangat menjujung tinggi hukum adat dikenal dengan nama Pasang ri Kajang (hukum/aturan adat di Kajang). Begitu taatnya komunitas ini pada pasang, yang diimplikasikan langsung dalam konsep hidup dikatakan bahwa Pasang ri Kajang ini adalah sebuah produk kerarifan lokal yang dihasilkan oleh masyarakat tradisional Kajang berupa hukum adat, yang bersumber pada keyakinan, telah diwariskan dari generasi ke generasi. Konsep Tallasa Kamase-mase yang merupakan salah satu pasang ri Kajang mengundang kontroversi dalam kehidupan modern saat ini. Sebagian masyarakat menganggap konsep Tallasa Kamase-mase bersifat kolot karena mereka dianggap menutup diri dari dunia modern. Akan tetapi ada pula masyarakat yang sangat setuju dan mengagumi ajaran tersebut karena ajaran ini tentunya tidak akan menimbulkan kehidupan masyarakat yang dibumbui dengan kecemburuan sosial yang senantiasa terjadi saat ini.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Pasang ri Kajang (Tallasa Kamase-mase) dengan syariat islam. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan tipe kualitatif untuk mengetahui perbandingan Pasang ri Kajang (Tallasa Kamase-mase) dengan syariat islam. Penelitian ini dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari studi pustaka, pengamatan (observasi), dan wawancara.
Konsep tallasa kamase-mase (kesederhanaan) nampak dalam beberapa wujud yaitu pakaian adat yang berwarna hitam sebagai lambang kesederhanaan dan kejujuran, tidak memakai alas kaki, rumah yang sederhana, hubungan kekeluargaan yang kuat dan ajaran Islam. Beberapa prinsip-prinsip dasar dalam pasang Ri Kajang yang terkait dengan konsep keseimbangan dunia akhirat dan kebersahajaan dalam pandangan komunitas Ammatoa Kajang kurang sejalan dengan konsep Islam, namun nilai-nilai hakiki dan semangat moral/akhlaq serta hikma-hikmanya tetap perlu diapresiasi bahwa Implementasi dari butir-butir yang terdapat dalam pasang berwujud pada kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara manusia dan desain karya ciptaanya terhadap lingkungan sekitar.

 Kata Kunci : Pasang ri Kajang (Tallasa Kamase-mase), Syariat Islam

Analisis Tindak Kriminalitas Pencurian dengan Kekerasan (Begal) oleh Kalangan Remaja di Kota Makassar

ABSTRAK

Aslan Jufri, dkk. 2016. Analisis Tindak Kriminalitas Pencurian dengan Kekerasan (Begal) oleh Kalangan Remaja di Kota Makassar

Universitas Muhammadiayah Makasaar.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalah yang saat ini sedang marak dibicarakan baik dikalangan masyarakat, media cetak, televisi, dan lainnya. Permasalah tersebut dinamakan tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (begal). Begal termasuk dalam kasus pencurian dengan kekerasan tertuang dalam Pasal 365 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang Pencurian dengan Kekerasan. Fenomena ini sedang marak terjadi di kota-kota besar termasuk di kota Makassar dan 70% tindakan kriminalitas begal dilakukan oleh remaja Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor yang mendukung. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan dan apa saja faktor pendukung dari tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (begal). Penelitian ini menggunaka metode penelitian kualitatif dimana penelitian tersebut berusaha memberikan gambaran atau uraian yang bersikap deskriptif mengenai suatu kolektifitas objek yang diteliti secara sistematis dan aktual mengenai fakta-fakta yang ada. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sehingga diperoleh data mengenai faktor-faktor apa saja yang mendukung tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (begal). Berdasarkan analisis terhadap data maka penulis penyimpulkan beberapa faktor yang mendukung tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (begal) yaitu: faktor ekonomi, lingkungan, budaya, ingin mendapatkan pujian, informal (keluarga) dan formal (sekolah) serta faktor ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil penelitian memberikan simpulan bahwa dari keenam faktor tersebut, faktor ekonomi yang lebih mendominasi karena dari semua hasil wawancara yang dilakukan menunjukkan bahwa pelaku melakukan tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (begal) untuk mengambil suatu barang dari korbannya.

Kata Kunci: Kriminalitas, Pencurian dengan Kekeraan, Remaja

Analisis Tingkat Produktivitas dan Pertumbuhan Perekonomian Masyarakat Sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Tamangapa RW.04 Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar.

ABSTRAK
M. Yusuf K, dkk. 2016. Analisis Tingkat Produktivitas dan Pertumbuhan Perekonomian Masyarakat Sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Tamangapa RW.04 Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar.

(TPA) Tempat Pembuangan Akhir sampah sangat penting keberadaannya di kota-kota besar serta tempat dimana sampah mencapai tahap terakhir dalam pengelolaan di sumber, pengumpulan, pemindahan/pengangkutan, pengolahan dan pembuangan. Tujuannya adalah untuk memperhatikan permasalahan yang berkaitan dengan sampah agar lebih mengoptimalkan dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitar TPA sampah khususnya di TPA sampah Tamangapa dan masyarakat lebih berperan aktif terhadap pemanfaatan dan pegelolaan sampah agar menjadi lebih berguna. Semakin besar wilayah perkotaan, semakin tinggi pula produktivitas sampahnya dan semakin kompleks permasalahan yang dapat ditimbulkan, terutama jika tidak dilakukan langkah-langkah penanggulangan yang efektif. Persoalan persampahan ini juga dapat mengancam kota Makassar sebagai salah satu kota yang tergolong besar di Kawasan Timur Indonesia. Berkaitan dengan itu, pemerintah kota Makassar telah melakukan berbagai upaya penanggulan sampah mulai dari kegiatan penyuluhan dan penyadaran masyarakat tentang kebersihan. Upaya pemerintah kota Makassar untuk memerangi permasalahan sampah melalui peran seluruh masyarakat. Produktivitas adalah jumlah hasil yang dicapai oleh seseorang pekerja atau unit faktor lain dalam jangka waktu tertentu. Produktivitas dalam artian bahwa sumber daya manusia berkualitas dan memadai. Melihat permasalahan yang ada dan solusi yang diberikan pemerintah masih belum direalisasikan dengan baik. Terdapat dua tujuan dari penulisan ini yang pertama adalah untuk mengetahui produktivitas dan tingkat pertumbuhan perekonomian masyarakat sekirar TPA. Penulis memberikan saran yang dapat dipertimbangkan oleh pemerintah dan para pekerja kedepannya dalam mengatasi permasalahan sampah di Makassar yaitu perlu adanya kreativitas untuk mengolah sampah agar menjadi barang yang bernilai ekonomi yang lebih tinggi dari sekadar langsung menjual ke pengepul. Diharapkan dengan saran yang kami lampirkan akan meningkatkan produktivitas masyarakat yang kreatif. Dari analisis hasil penelitian yang penulis dapatkan tingkat pertumbuhan perekonomian pemulung masih dibawa rata-rata.


Kata Kunci: TPA sampah, pemulung, produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Makna Tari Paddupa Suku Bugis Makassar Pada Ukm Talas Universitas Muhammadiyah Makassar

ABSTRAK

Anisah Aah Marfuah, 2016, Makna Tari Paddupa Suku Bugis Makassar Pada Ukm Talas Universitas Muhammadiyah Makassar

Universitas Muhammadiyah Makassar

Makassar memiliki Tarian khas seperti Tari Gendrang Bulo, Tari Pakarena dan Tari Paduppa. Tari paduppa merupakan tari tradisi. Tarian yang menggambarkan bahwa orang bugis kedatangan atau dapat dikatakan sebagai tari selamat dari suku Bugis. Orang Bugis jika kedatangan tamu biasanya menghidangkan bosara seperti tanda kehormatan penyambutan tamu yang ada di Sulawesi Selatan. Yang di lakukan di setiap acara penting,dan  ditarikan oleh para gadis-gadis cantik yang berjumlah ganjil. Penulis menganalisis dan mengamati sejarah suku bugis Makassar dengan makna tari paduppa pada proses penyambutan tamu di Sulawesi Selatan Peneliti menggunakan deskriptif kualitatif, Karena dalam penelitian ini,  mendeskripsikan sebuah masalah atau fenomena yang terdapat pada budaya suku bugis makassar pada proses penyambutan tamu di Sulawesi Selatan. Objek dalam Penelitian ini adalah anggota UKM Seni Budaya Talas, Universitas Muhammadiyah Makassar Jl. Sulta Alauddin No. 259 Gunung sari Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penulis menggunakan tehnik mengumpulan data dalam bentuk wawancara, observasi, dokumentasi. Peneliti menyimpulkan bahwa sejarah suku bugis memiliki cerita rakyak dari berbagai perkembangannyaa. Tari Paduppa merupakan tari  kreasi  yang di gabungkan  tari yang ada di bugis Makassar. Penari tari Paduppa  harus perempuan sudah  ketentuan   dari awal jumlah penarinya harus  ganji. komposisi saat melakukan tari terlihat indah., mempunyai dua ragam pola yaitu ragam satu proses penaburan dan ragam dua pembuka acara.

Kata Kunci : Sejarah suku Bugis Makassar, Proses penyambutan tamu , Tari

Paduppa

Buka Puasa Bersama LKIM-PENA

 

lkimpena.org, Lengurus Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar mengelar buka puasa bersama di kampus Unismuh Makassar iqra' b lantai 4. Rabu ( 22/06/2016).

Ferry Boat dengan Desain Multifunction sebagai Upaya Meningkatkan Minat Pengunjung Wisata Bahari Taka Bonerate

Ferry Boat dengan Desain Multifunction sebagai Upaya Meningkatkan Minat Pengunjung Wisata Bahari Taka Bonerate
Andi Asril, Sandy Warman, Hikma Suciati
Universitas Muhammadiyah Makassar
Abstrak

Buka Puasa Bersama LKIM-PENA


Ramadhan Qur'an


lkimpena.org,- Pengurus Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar adakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan bantuan sosial kepada kaum dhuafa melalui Ramadhan Qur'an di kampus Unismuh Makassar. Selasa (21/06/2016)

Ayah

 Puisi
Ayah
by Melisa (FKIP/Bahasa dan Sastra Indonesia)

dukaku adalah dukamu 
tawaku adalah candamu 
senyummu adalah kebahagiaanku 
rindu yang bergelora dihati 

ingin kusampaikan kepada dunia 
engkaulah sosok yang tak pernah lelah bekerja keras, 
membanting tulang demi sesuap nasi untuk anak-anakmu 

curahan hati sang anak,
ingin ku berlari, 
berteriak sambil memejamkan mata 
dan melihat engkau bahagia, 
kangen ada rindu yang tersirat di balik kota daeng 

keresahanku selalu mengelitik di dalam hati 
ingin ku bertemu dengan mu, 
mendengarkan nasihat indahmu 
rangkaian kata dalam doaku 
direlung hati disetiap langkahku 
akan ku hangatkan namamu, 
 ayah engkaulah sosok yang abadi dalam hidupku.

Kader LKIM-PENA Ikuti Monev di UNM




lkimpena.org,- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kreativitas Mahasiswa 5 bidang yang bertempat di Balrom Phinisi kampus Universitas Negeri Makassar. Jum'at (17/06/2016)

Izinkan Aku Menciummu Ibu


Cerpen
Izinkan Aku Menciummu Ibu
by. Siska Indrimonika



Bukankah aku selalu didamba ?
Tidakkah hadirku melegakan relung penantian ?
sungguhkah aku membebani mu ?
Mungkinkah Tuhan menyertakan derita mu bersama ku ?
Ibu, Jika Tuhan menobatkanmu sebagai Malaikat dunia, menyertakan surga di telapak mu
Lalu beratkah bagimu menyebutku buah hatimu ?
Benarkah pergiku adalah keinginanmu, dan hadirku penyesalanmu ?
Jika benar, izinkan aku merasakan surgaku sebentar saja, mencium aromanya sebelum akhirnya bibirmu melengkungkan kebahagiaan bersama pergiku.
***

Bidang Kewirausahaan dan Jaringan (KEUANGAN)


Bidang Penelitian dan Penalaran (PENA)


ALAMAT RUMAH PENA: Kompleks UKM. Sultan Alauddin No.259 Samping Rusunawa A Unismuh Makassar dan Perum Bumi Permata Hijau Jalan Bumi 21 No. 6