"Mangrove Marine Tourism" Wisata Berbasis Edukasi dan Ekonomi

"Mangrove Marine Tourism" Wisata Berbasis Edukasi dan Ekonomi sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar


RINGKASAN 


Darwis, dkk. 2015. “Mangrove Marine Tourism” Wisata Berbasis Edukasi Dan Ekonomi Sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai Di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar. 

Hutan mangrove adalah hutan yang terdapat di sepanjang pantai atau muara sungai dan dipengaruhi oleh gerakan pasang surut air laut. Hutan mangrove di Indonesia terluas di dunia, yaitu mencapai 25% dari total luas hutan mangrove di seluruh dunia. Tanaman mangrove mempunyai fungsi yang sangat penting secara ekologi dan ekonomi, baik untuk masyarakat lokal, regional, nasional maupun global. Namun dibalik keunggulannya, hutan mangrove mendapat tekanan yang tinggi akibat perkembangan infrastuktur, pemukiman, pertanian, perikanan, dan industri, karena 60% dari penduduk Indonesia bermukim di daerah pantai. Diperkirakan sekitar 200.000 ha mangrove di Indonesia mengalami kerusakan setiap tahun. Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk memberikan gambaran tindakan penyelamatan ekosistem mangrove dari kerusakan dengan melibatkan semua pihak teknis dan terkait secara kolaboratif, yaitu melalui pembentukan ekowisata hutan mangrove. Pengelolaan dan pelestarian mangrove bisa diterapkan melelui ekowisata hutan mangrove, dengan berbagai teknik pengelolaan seperti pengelolaan sumber daya pesisir yang berbasiskan masyarakat yang dilaksanakan secara terpadu, sebagai media edukasi dan berbasis ekonomi. Berdasarkan permasalahan tersebut Maka dari itu penulis menawarkan sebuah solusi untuk menjaga kelestarian hutan mangrove dengan judul “Mangrove Marine Tourism” Wisata Berbasis Edukasi Dan Ekonomi Sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai Di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar. 
Tulisan ini bersifat library research dan studi empiris yang disajikan secara deskriptif yang ditunjang oleh beberapa literatur yang relevan dengan permasalahan yang dikaji, kemudian disusun dalam bentuk sebuah karya tulis ilmiah. Teknik pengumpulan data dari berbagai sumber yaitu dari buku cetak, web resmi, jurnal dan artikel, sesuai dengan masalah yang dikaji data yang telah kami dapatkan diidentifikasi, dianalisis, diklasifikasikan, dan diinterpretasi, sehingga menjadi sebuah karya yang dapat dipertanggung jawabkan.


 key words : Mangrove, Konservasi, Wisata, dan Pulau Tanakeke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALAMAT RUMAH PENA: Jln. Sultan Alauddin No. 259 Samping Rusunawa A Unismuh Makassar dan jln. Mallengkeri 1 Perumahan Griya Pesona Adenium No. C8