Sayat Do'a

lkimpena.org,- Salah satu mahakarya fiksi yang telah dihasilkan oleh salah satu kader LKIM-PENA yang dijuluki "Sang Pujangga Ilmiah". Puisi tersebut telah berhasil menjadi salah satu puisi terbaik dalam event lomba yang diselenggarakan oleh Kaifa Organizing dan akan dibukukan menjadi antalogi puisi.

Sang Pujangga Ilmiah

 
lkimpena.org,- Kader LKIM-PENA baru-baru ini berhasil meloloskan lima karya tulis fiksi dalam bentuk puisi pada beberapa event lomba, satu diantaranya berjudul “Sayat Do’a”. Puisi tersebut menjadi salah satu puisi terbaik dalam event lomba yang diselenggarakan oleh Kaifa Organizing, Selasa, (26/1/2016).

MALAIKAT KECIL

MALAIKAT KECIL 
by Andi Asril 


 Segelintir debu kau sangkakan ranjau kehidupan 
Terik mentari kau sangkakan singa yang siap menerkam 
Begitu berat bebanmu wahai anak muda 
Hingga langitpun seakan menangis menatap pedih dan perih perjalananmu

Saat mentari kembali bersinar dan pagi siap menyambut kehadiran embun 
Engkau terbangun untuk menatap hari yang tak menentu 
Engkau ayunkan kaki menuju lembah kesucian 
Seakan mengharap akan ada keajaiban dalam dirimu

Tekad insani yang terpatri dalam jiwa 
Seakan membakar semangat mudamu 
Untuk terus melangkah mencari makna hidup yang sejatinya 
Agar menjadi sosok malaikat kecil yang bukan hanya bayangan semu

Pemberdayaan Pemuda Pesisir

Pemberdayaan Pemuda Pesisir Melalui Tamparang House Berbasis 3E (Education, Environment, Entrepreneur) Menuju Masyarakat Sejahtera 

RINGKASAN  

Julifa, dkk. 2015. Pemberdayaan Pemuda Pesisir Melalui Tamparang House Berbasis 3E (Education, Environment, Entrepreneur) Menuju Masyarakat Sejahtera.

Bangsa Indonesia sebagai negara teritorial laut terluas di dunia dan memiliki potensi kelautan yang luar biasa. Potensi kelautan Indonesia di dalamnya dapat golongkan menjadi 4 kelompok sumber daya kelautan yaitu renewable resourses, non renewable resourse, OTEC (Ocean Thermal Energy Convertion), dan environmental service. Dengan modal potensi kelautan yang kita miliki tersebut tidak salah jika ini digunakan sebagai tumpuan pembangunan ekonomi. Namun masyarakat pesisir belum mampu mengelolah sumber daya kelautan dengan baik ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat pesisir sehingga keterampilan yang di miliki penduduk pesisir terbatas. Sehingga dibutuhkan pelatihan dan pendidikan, pengolahan lingkungan (environment) dan menumbuhkan jiwa entrepreneur pada masyarakat pesisir. Berdasarkan permasalahan tersebut Maka dari itu penulis menawarkan sebuah solusi untuk peningkatan pendidikan dan keterampilan masyarakat pesisir dengan judul Pemberdayaan Pemuda Pesisir Melalui Tamparang House Berbasis 3E (Education, Envronment, Entrepreneur) Menuju Masyarakat Sejahtera. Dengan ini masyarakat mampu mengelola perairan laut disamping keterampilan dan pelatihan masyarakat pesisir akan manajemen perikanan, pengolahan hasil tangkap dan teknologi kelautan serta pelestarian laut pesisir yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat itu sendiri. 
 Tulisan ini bersifat library research dan studi empiris yang disajikan secara deskriptif yang ditunjang oleh beberapa literatur yang relevan dengan permasalahan yang dikaji, kemudian disusun dalam bentuk sebuah karya tulis ilmiah. Teknik pengumpulan data dari berbagai sumber yaitu dari buku cetak, web resmi, jurnal dan artikel, sesuai dengan masalah yang dikaji data yang telah kami dapatkan diidentifikasi, dianalisis, diklasifikasikan, dan diinterpretasi, sehingga menjadi sebuah karya yang dapat dipertanggung jawabkan.


 Key words: Pemberdayaan Pemuda Pesisir, Tamparang House dan 3E (education, environment, entrepreneur).

"Mangrove Marine Tourism" Wisata Berbasis Edukasi dan Ekonomi

"Mangrove Marine Tourism" Wisata Berbasis Edukasi dan Ekonomi sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar


RINGKASAN 


Darwis, dkk. 2015. “Mangrove Marine Tourism” Wisata Berbasis Edukasi Dan Ekonomi Sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai Di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar. 

Hutan mangrove adalah hutan yang terdapat di sepanjang pantai atau muara sungai dan dipengaruhi oleh gerakan pasang surut air laut. Hutan mangrove di Indonesia terluas di dunia, yaitu mencapai 25% dari total luas hutan mangrove di seluruh dunia. Tanaman mangrove mempunyai fungsi yang sangat penting secara ekologi dan ekonomi, baik untuk masyarakat lokal, regional, nasional maupun global. Namun dibalik keunggulannya, hutan mangrove mendapat tekanan yang tinggi akibat perkembangan infrastuktur, pemukiman, pertanian, perikanan, dan industri, karena 60% dari penduduk Indonesia bermukim di daerah pantai. Diperkirakan sekitar 200.000 ha mangrove di Indonesia mengalami kerusakan setiap tahun. Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk memberikan gambaran tindakan penyelamatan ekosistem mangrove dari kerusakan dengan melibatkan semua pihak teknis dan terkait secara kolaboratif, yaitu melalui pembentukan ekowisata hutan mangrove. Pengelolaan dan pelestarian mangrove bisa diterapkan melelui ekowisata hutan mangrove, dengan berbagai teknik pengelolaan seperti pengelolaan sumber daya pesisir yang berbasiskan masyarakat yang dilaksanakan secara terpadu, sebagai media edukasi dan berbasis ekonomi. Berdasarkan permasalahan tersebut Maka dari itu penulis menawarkan sebuah solusi untuk menjaga kelestarian hutan mangrove dengan judul “Mangrove Marine Tourism” Wisata Berbasis Edukasi Dan Ekonomi Sebagai Inovasi Konservasi Lingkungan Pesisir Pantai Di Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar. 
Tulisan ini bersifat library research dan studi empiris yang disajikan secara deskriptif yang ditunjang oleh beberapa literatur yang relevan dengan permasalahan yang dikaji, kemudian disusun dalam bentuk sebuah karya tulis ilmiah. Teknik pengumpulan data dari berbagai sumber yaitu dari buku cetak, web resmi, jurnal dan artikel, sesuai dengan masalah yang dikaji data yang telah kami dapatkan diidentifikasi, dianalisis, diklasifikasikan, dan diinterpretasi, sehingga menjadi sebuah karya yang dapat dipertanggung jawabkan.


 key words : Mangrove, Konservasi, Wisata, dan Pulau Tanakeke.

Sea Water Filter With Circle Method Swasembada Garam Nasional


Sea Water Filter With Circle Method untuk Meningkatkan Produksi Garam Beryodium Menuju Pencapaian Swasembada Garam Nasional yang Berkelanjutan

RINGKASAN


Hajra yansa, dkk. 2015. Sea Water Filter With Circle Method untuk Meningkatkan Produksi Garam Beryodium Menuju Pencapaian Swasembada Garam Nasional yang Berkelanjutan

Permasalahan yang ada pada produksi garam rakyat saat ini adalah kurangnya kualitas dan kuantitas terhadap kebutuhan garam nasional. Kualitas produk tidak seragam dengan kandungan zat pencemar yang tinggi. Terkait berlakunya kebijakan MEA 2015, Indonesia harus memiliki sumber daya alam yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya dalam hal ini garam. Oleh karena itu penulis mengajukan konsep sea water filter with circle method untuk mewujudkan swasembada garam nasional yang berkelanjutan sesuai dengan kebijakan pemerintah yang akan menaikkan kualitas dan kuantitas produksi garam di tahun 2013. Sea water filter with circle merupakan teknologi sederhana untuk menghilangkan  endapan  kotoran pada air laut tanpa menghilangkan kandungan garamnya (NaCL). Prinsip dasar dari proses pembuatan garam yang dilakukan adalah menghasilkan garam yang kualitasnya lebih baik .Selain itu metode yang di guanakan yaitu membuat saluran berbentuk lingkaran dengan tujuan mempercepat proses penguapan air laut sehingga saat tiba dipetak penampungan sudah mencapai (20 Be°). Sea water filter with circle method memberikan manfaat baik dari aspek peningkatan perekonomian, aspek industri, kandungan yodium, aspek lahan pertanian garam dan tentunya untuk mewujudkan swasembada garam nasional berkelanjutan.
Metode penulisan dalam karya tulis ini yaitu kajian pustaka. Dengan menganalisis data yang telah terkumpul, diidentifikasi, dianalisis, diklasifikasi, diinterpretasi dan akan ditelaah lebih lanjut. Setelah itu akan diperbandingkan antara satu dengan yang lainnya secara terus-menerus hingga diperoleh satu simpulan umum yang relevan dengan masalah yang dibahas dalam karya tulis ilmiah ini.

Kata kunci: Sea Water Filter,Garam Beryodium, Swasembada Garam




Training Of Trainer (TOT) Pengurus LKIM-PENA Unismuh Makassar Periode 2015/2016

Training Of Trainer (TOT) Pengurus LKIM-PENA Unismuh Makassar Periode 2015/2016






 lkimpena.org. Pengurus Lembaga Kreativitas Ilmiah Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar melaksanakan Training Of Trainer (TOT) dalam menyambut proses pelaksanaan pendiklatan calon anggota baru, Diklat Ilmiah X LKIM-PENA. TOT ini dilaksanakan di gedung Iqra B lantai 5.7, ahad (24/01/2016).

PENGURUS LKIM-PENA PERIODE 2015-2016



SUSUNAN PENGURUS LEMBAGA KREATIVITAS ILMIAH MAHASISWA 
PENELITIAN DAN PENALARAN (LKIM-PENA) 
PERIODE 2015-2016
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSSAR 



Penasehat: 
1. Ir. H. Syaiful Saleh, M.Si (Ketua BPH)
2. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd (Rektor)
3. Dr. H. Rahman Rahim, SE., MM (Wakil Rektor I)
4. Dra. Hj. Rosleny Babo, M.Si (Wakil Rektor II)
5. Abdul Rakhim Nanda, ST., MT (Wakil Rektor IV)

Penanggung Jawab:
Drs. Samhi Muawan Djamal, M.Ag (Wakil Rektor III)

Pembina: 
Drs, Kamaruddin Moha, M.Pd., Dr. H. Darwis Muhdina, M.Ag.,  Ir. Abdul Rahim Nanda, MT., Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., Dr. Andi Rahman Rahim, M.Hum., Dr. Hj. Ihyani Malik, S.Sos., M.Si., Dr. H. A Mahmud Nuhung, SE., MA., Dr. Hj. Syamsia, SP., MP., Dr. Munirah, M.Pd., Khaeruddin, S.Pd., M.Pd., Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag., Ir. Abu Bakar Idhan, MP., Drs. Muhammad Tahir, M.Si., Ahmad Natsir, S.Pd.I., M.Pd., Muh. Arief Muchsin, S.Pd., M.Pd., Ashar Hidayah, S.Pd., M.Pd., Nasrul Haq, S.Sos., MPA., Dian Pramana Putra, S.Pd., M.Pd., Muhallim, S.Pd., M.Pd., Akbar, SP


AKSI KADER LKIM-PENA BERBAGI KEPADA YATIM PIATU

lkimpena.org. Inilah beberapa aksi kader LKIM-PENA yang turun ke jalan untuk berbagi kepada yatim piatu. Aksi ini dilaksanakan disekitar area pinggir jalan kampus Universitas Muhammadiyah Makassar oleh beberapa kader LKIM-PENA. (24/01/2016)

Kader LKIM-PENA Unismuh Makassar Ikuti Konferensi di Bangkok

lkimpena.org. Mahasiswa Unismuh kembali mengukir prestasinya diajang internasional dalam kegiatan ICAES (international conference art, education and science) di kota Bangkok, Thailand (17/01/ 2016).

BERWIRAUSAHA SAMBIL BERDAKWAH MELALUI HELM PENGINGAT AKHIRAT

BERWIRAUSAHA SAMBIL BERDAKWAH MELALUI HELM PENGINGAT AKHIRAT
 Sandy Warman 
Universitas Muhammadiyah Makassar 

RINGKASAN 

Kesibukan seringkali membuat manusia melupakan Allah, melupakan saudaranya sesama muslim dan bahkan melupakan dirinya sendiri. Melupakan Allah karena lupa berdo’a dan berterima kasih kepada Allah melalui kegiatan shalat, karena hakekatnya shalat merupakan salah satu ekspresi manusia kepada Allah SWT. Melupakan manusia lainnya karena tidak sempat lagi shalat berjamaah dengan keluarga dan sesama manusia lainnya. Maka dari itu umat muslim perlu untuk sering diingatkan agar tidak melupakan kewajibannya sebagai hamba dan tidak terlalu menyibukkan dirinya dengan kepentingan-kepentingan duniawi. Perlu juga diterapkan strategi-strategi dakwah yang kreatif dan inovatif agar mampu untuk membuat masyarakat selalu menyempatkan waktunya melakukan ibadah kepada Allah SWT. Berangkat dari permasalahan tersebut, maka kami berinisiatif untuk mengusulkan program Berwirausaha sambil Berdakwah Melalui Helm Pengingat Akhirat. Penggunaan helm yang didesain dengan motif islami dan kalimat motivasi ibadah, selain mampu untuk membuat penampilan semakin menarik juga mampu dijadikan sebagai sarana dakwah sederhana untuk konsumen. Helm yang selain mampu memperindah penampilan sehari-hari dalam berkendara motor, juga dapat dijadikan sebagai media untuk saling mengingatkan agar tidak meninggalkan ibadah wajib. Produk yang bermutu tinggi, berjuta manfaat dan bernilai ibadah ini akan memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen. Motif helm dengan perpaduan untaian kalimat motivasi ibadah dan grafis islami merupakan keunggulan produk helm pengingat akhirat ini sehingga selain produk ini mampu dirasakan manfaatnya, konsumen juga akan mampu mendapatkan pahalanya. 

Keywords : Berdakwah, Helm dan Akhirat

Pelantikan Pengurus LKIM-PENA Unismuh Makassar Periode 2015/2016

Pelantikan Pengurus LKIM-PENA Periode 2015/2016








lkimpena.org. Makassar, 12 januari 2016 -  Pergantian pimpinan di salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Muhammadiyah Makassar, Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) berjalan secara khidmat pada hari ini di Auditorium Al-Amin Unismuh Makassar. Acara peresmian yang bertemakan “Mewujudkan Kepemimpinan Kaum Cendekia Menuju Lembaga yang Global” tersebut dilantik langsung oleh Drs. Samhi Muawan Djamal, M.Ag. selaku Wakil Rektor III.
ALAMAT RUMAH PENA: Kompleks UKM. Sultan Alauddin No.259 Samping Rusunawa A Unismuh Makassar dan Perum Bumi Permata Hijau Jalan Bumi 21 No. 6